











|
Panduan Perjalanan
Tempat Wisata |
Tumbuh dalam popularitas sebagai daerah tujuan wisata internasional, Balikpapan yang dikenal sebagai kota pelabuhan terletak di wilayah pesisir timur Pulau Borneo, tepat di ceruk Selat Makassar. Balikpapan dianggap sebagai pintu gerbang menuju propinsi Kalimantan Timur – salah satu propinsi terkaya di Indonesia yang kaya akan sumber-sumber daya alam seperti kayu, batu bara, sapphire dan berlian, juga minyak dan minyak mentah. Sebagai ekportir utama sumber daya alam, Balikpapan juga dikenal sebagai ‘Kota Minyak’. Wilayah ini juga mendapat pujian karena keindahan alam termasuk pantai-pantainya, pegunungan serta hutan yang kaya akan ragam satwa liar. Balikpapan memiliki Bandar udara internasional, sedangkan pelabuhan laut Semayang menyediakan transportasi laut komersial dengan kapal motor cepat ke daerah-daerah di Indonesia termasuk Surabaya, Jakarta, pare Pare dan Manado. Sebelum di temukannya minyak di daerah ini pada awal tahun 1900an, Balikpapan merupakan daerah pemukiman nelayan Bugis yang terisolasi, Balikpapan berasal dari cerita rakyat dimana raja setempat menghanyutkan bayi perempuannya ke laut untuk melindunginya dari serbuan musuh. Bayi tersebut diikatkan pada beberapa buah papan dan kemudian ditemukan oleh seorang nelayan. Sebagai satu-satunya wilayah yang memiliki banyak kilang minyak, Balikpapan kemudian tumbuh menjadi pusat revitalisasi dan produksi minyak. Kota ini merupakan rumah bagi perusahaan-perusahaan minyak dan menyediakan kebutuhan hiburan bagi para pekerja tambang dengan munculnya bar dan fasilitas belanja. Dengan banyaknya pertokoan dan pilihan kuliner, Plaza dan Balikpapan Superblok merupakan tempat hiburan utama bagi penduduk Balikpapan. Juga terdapat pusat perbelanjaan tradisional “Kebun Sayur” yang menjadi pusat penjualan cinderamata berupa kerajinan tangan, batu-batuan, batik dan produk rotan. Sebagai pintu gerbang utama menuju Kalimantan Timur, Balikpapan merupakan akses untuk mengekplorasi wilayah-wilayah hutan yang belum terjamah, yng merupakan tempat tinggal bagi ragam flora dan fauna langka, mulai dari tanaman rotan yang merambat dan anggrek hitam, hingga orang-utan dan beruang madu. Balikpapan memiliki iklim hutan hujan tropis, walaupun kota ini tidak memiliki iklim tetap atau masa kering setiap tahunnya dengan suhu rata-rata hampir sama sepanjang tahun, sekitar 27° Celsius Dari Balikpapan, pengunjung dapat denagn mudah mengunjungi beberapa tempat wisata popular di Kalimantan Timur diantaranya: Berau, Museum Batiwakkal dan Mesjid Agung Baitul Hikmah; Muara Muntai dengan danau Mahakam di tengahnya; danSamarinda, ibukota propinsi Kalimantan Timur.
|
|
Deluxe
Superior Deluxe
Executive Club Suite
Business Suite
Presidential Suite |
![]() 163 kamar Deluxe dengan disain modern, masing-masing kamar dilengkapi balkon, memberikan kenyamanan selama jauh dari rumah. Tersedia dalam pilihan satu tempat tidur yang mewah maupun dua tempat tidur ukuran single.
Fasilitas Kamar:
|
|
Kuliner
Barito Lobby Lounge and Bar
Swiss-Café Restaurant |
Untuk menikmati kuliner dengan penuh selera, hotel menawarkan ragam hidangan lokal dan internasional yang menggugah selera di Swiss-Café dan ragam pilihan kreasi minuman di Barito Lobby Lounge dan Bar. |
|
Fasilitas dan Pelayanan
Business Centre
Fasilitas Rekreasi
Fasilitas Banquet
Fasilitas Meeting |
![]() Fasilitas dan Pelayanan
|


Swiss-Belhotel Balikpapan merupakan hotel berbintang 4 yang memberikan standard kualitas pelayanan dan fasilitas bertaraf international. Terletak di lokasi yang strategis di pusat bisnis dan pemerintahan, hanya berjarak 15 menit dari Bandar Udara Sepinggan dan berdampingan dengan “Balcony City” menjadikan hotel ini memiliki kombinasi fasilitas yang lengkap terdiri dari Hotel, Pusat Perbelanjaan, Service Apartemen dan Pusat Perdagangan. Swiss-Belhotel Balikpapan juga terletak di tepi laut, menawarkan ragam hiburan, aktifitas wisata dan pilihan kuliner.
